Tampilkan postingan dengan label kebaktian kesembuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kebaktian kesembuhan. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 April 2017



Mujizat Tuhan Yesus yang ajaib dinyatakan di kota Sampit, kita saksikan kesaksian Bapak Bernandus yang disembuhkan Tuhan dari sakit pinggang selama 7 tahun.

Awal mulanya, saya bekerja menjadi Sekuriti di toko Swalayan di kota Sampit, saya sedang memindahkan galon-galon aqua, tiba-tiba saya mengalami sakit pinggang yang luarbiasa. Saya pergi ke tukang pijat untuk diurut namun bukan kesembuhan yang saya dapatkan sakit pinggang saya tidak ada perubahan. 

Kemudian saya pergi ke dokter dan diberikan obat jika sakit pinggangnya kambuh, namun tidak ada perubahan. Saya pulang kembali ke rumah dan untuk mengatasi sakit pada pinggang saya, seringkali minta bantuan isteri saya untuk menginjak-injak pingang saya. Rasa sakit pinggang membuat saya tidak bisa mengangkat benda yang berat dan setiap hari saya sulit bangun tidur.

Pada bulan September 2010, ketika saya sedang bertugas di pos saya sedang mendengarkan radio yang menyiarkan ada tim KPPI dari Jakarta yang akan diadakan kebaktian kesembuhan pada tanggal 22 September 2010, di Gedung Serba Guna Sampit. Saya segera datang kesana jam 6 sore, pada saat puji-pujian saya merasakan hadirat Tuhan. Dan pada saat doa kesembuhan saya mengalami perubahan pinggang saya tidak sakit, saya bisa menggerakkan pinggang saya. Oleh bilur-bilur Yesus saya saya disembuhkan, kini saya tidak mengalami sakit di pinggang dan saya dapat melakukan kegiatan saya lagi. Haleluya !!

Kamis, 30 Maret 2017


Pada bulan Mei 2004, penyakit asma yang diderita suami saya kambuh, sehingga ia harus diopname di salah satu Rumah Sakit di Jakarta Pusat. Ia menempati sebuah kamar dilantai 4, sedangkan tempat pengambilan obat ada di lantai dasar. Akibatnya, saya harus sering naik turun tangga untuk mengambil obat tersebut. Pada suatu hari, ketika saya sedang menjagai suami saya di RS, saya mulai merasa nyeri pada lutut kiri saya.

Rasa nyeri itu semakin bertambah setiap kali saya berjalan dan naik turun tangga. Lama kelamaan, lutut kiri saya mulai membengkak dan berwarna kemerah-merahan. Satu minggu kemudian, saya mencoba berobat ke tukang urut, karena saya berpikir mungkin ada urat syaraf di lutut kiri yang keseleo. Tetapi setelah diurut, lutut kiri saya tidak juga sembuh. Tukang urut itu mengatakan, bahwa saya mungkin menderita asam urat dan menyarankan saya untuk pergi ke seorang dokter spesialis di daerah Depok.

Akhirnya, saya pergi ke dokter tersebut dan dokter menduga saya menderita asam urat. Saya diberi obat seperti teh dal am bentuk sachet yang harus diminum selama 2 minggu. Obat ini membuat saya buang air terus menerus, seperti orang diare, sehingga diharapkan berat badan saya akan berkurang. Temyata, setelah minum obat tersebut selama 2 minggu berturut-turut, berat badan saya memang berkurang, tetapi sakit pada lutut saya sama sekali tidak berkurang.

Seminggu setelah tidak ada perubahan pada lutut kiri saya, suami saya menyarankan saya untuk kembali memeriksakan diri ke seorang dokter di salah satu Rumah Sakit di Jakarta Pusat. Berdasarkan hasil rontgen, dokter mengatakan, bahwa saya menderita radang sendi pada lutut kiri (Osteoarthritis) yang menyebabkan lutut saya terasa sakit bila dipakai jalan atau bergerak, apalagi jika harus naik turun tangga.Selanjutnya, dokter itu menjelaskan kepada saya, bahwa penyakit osteoarthritis atau penyakit sendi degeneratif adalah penyakit yang menyerang sendi-sendi penopang tubuh, misalnya lutut. Penyebabnya adalah rusaknya jaringan tulang rawan pelindung (kartilago) yang menutupi /melingkari ujung-ujung tulang pada daerah persendian.

Kerusakan kartilagomengakibatkan dua tulang saling bergesek, sehingga menimbulkan rasa nyeri, bengkak dan kaku. Penyakit ini kebanyakan menyerang orang-orang yang berusia 40 tahun keatas, mempunyai berat tubuh yang berlebihan (kegemukan), dan lain-lain.Penyakit ini tidak dapat disembuhkan secara total.

Pengobatan yang dilakukan hanya berfungsi untuk mengurangi rasa sakit. Mendengar hal tersebut, saya menjadi sangat cemas. Penyakit yang saya derita ini mengingatkan saya pada kakak saya di Medan. Iapun menderita penyakit yang sama dengan saya pada ke dua kakinya selama 10 tahun. Kini,ia mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya. Sesuai dengan saran dari dokter, saya harus melakukan beberapa hal, yaitu :

1.Fisioterapi untuk mencegah sendi-sendi menjadi kaku. Saya menjalani fisioterapi 2 kali seminggu selama lebih dari 5 bulan

2. Dua minggu sekali, saya haras pergi ke sebuah RS di Jakarta Pusat untuk menjalani beberapa latihan ringan. Contoh : saya haras mengendarai sepeda statis (sepeda yang sering ditemui di fitness centre) untuk mengurangi rasa sakit akibat peradangan pada sendi, menggerak-gerakkan kaki saya ke atas dan ke bawah sambil mengangkat beban untuk merangsang kaki saya agar bergerak

3.Menurunkan berat badan saya dari 73 kg menjadi 65 kg, agar sesuai dengan tinggi badan saya yang hanya 165 cm. Saya berasaha menurunkan berat badan saya dengan cara senam dan mengurangi makan. Setiap hari, saya hanya makan kentang, labu, wortel dan beberapa macam juice buah. Usaha saya membuahkan hasil. Dalam waktu satu bulan, berat badan saya turun 10 kg

4.Minum susu yang mengandung kalsium untuk menguatkan tulang

5.Tidak boleh makan makanan yang mengandung kolesterol yang tinggi

6.Tidak boleh makan berlebihan, supaya berat badan saya tidak bertambah. Karena, semakin gemuk tubuh saya, semakin berat pula beban lutut saya untuk menanggung tubuh saya yang gemuk itu. Akibatnya, lutut kiri saya akan terasa semakin sakit

Saya merasa, bahwa saya telah melakukan semua saran dokter sekuat kemampuan saya. Tetapi rasa sakit itu tidak kunjung hilang, bahkan semakin lama semakin hebat. Saya tidak tahan duduk atau berdiri lama. Saya tidak dapat berjalan jauh. Tiap kali menaiki tangga, saya haras bergerak dengan sangat perlahan sambil berpegangan erat pada pegangan tangga. Hal ini sangat mengganggu aktivitas saya sehari-hari dan merisaukan hati saya.

Setiap bangun pagi, sesudah membaca Alkitab bersama suami saya, maka saya selalu bersera kepada Tuhan, ’’Tuhan, tolong berkati dan sembuhkan saya !” sebelum saya menjejakkan kaki saya ke lantai. Namun,….. nyeri yang hebat kembali menyerang lutut saya, walaupun saya sudah berasaha berjalan pelan-pelan. Saya merasa begitu tersiksa dengan rasa sakit yang saya alami.

Akhimya, pada suatu hari, seorang hamba Tuhan datang ke rumah saya dan memberikan undangan KPPI.

Pada tanggal 27 Januari 2005, saya datang ke KPPI dengan lutut kiri yang bengkak, nyeri dan sakit. Perjalanan yang cukup jauh dengan mobil angkot menambah rasa sakit pada lutut saya. Namun, selama acara KPPI, saya merasakan sukacita mengalir dalam hati saya.Saat tantangan doa kesembuhan, hamba Tuhan yang berdiri di panggung mengatakan, ’’Barangsiapa yang menderita sakit, bangkit berdiri dan maju ke depan !”, maka pada saat itu juga saya bangkit berdiri.Tiba-tiba, ketika saya akan berjalan ke

depan, saya menyadari bahwa lutut kiri saya sudah tidak terasa sakit lagi. Luar biasa ! Saya mencoba untuk berlari-lari di tempat dan memang benar lutut kiri saya sama sekali tidak terasa sakit lagi. Haleluya ! Saat itu juga, saya tahu bahwa Tuhan Yesus telah menyembuhkan saya. Saya sangat bersyukur dan bersukacita. Tuhan Yesus Ajaib, Dia sungguh baik. Sepulang dari KPPI, semua rasa nyeri dan pembengkakan pada lutut kiri saya telah lenyap ! Saya sudah bisa naik turun tangga dan berjalan jauh tanpa merasa sakit sama sekali. Puji Tuhan ! Saya telah disembuhkan oleh Tuhan Yesus.

Jumat, 11 November 2016



Yesaya 30 : 18


Sebab itu TUHAN menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya kepada kamu; sebab itu Ia bangkit hendak menyayangi kamu. Sebab TUHAN adalah Allah yang adil; berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Dia!


Apapun yang sedang kita hadapi, tetap percaya Tuhan punya rencana indah bagi kita. Mari datang dalam acara Kebaktian Pujian & Penyembuhan Ilahi (KPPI) "YESUS PENYEMBUH" yang akan berlangsung pada :

Hari : Kamis, 24 November 2016
Pukul : 18:00 WIB - selesai
Lokasi : Gedung Pertemuan Advent, Auditorium Lt.1
Jl. MT. Haryono Kav 4-5, Tebet Pancoran Jakarta Selatan 



Untuk Informasi silahkan hubungi nomor 0813 8028 3086

Jumat, 28 Oktober 2016



Tuhan Yesus mengasihi setiap kita, setiap hari Dia menunggu kita datang kepadaNya, karena Tuhan Yesus mau menjawab setiap doa dan permohonan kita. 

Apapun yang sedang kita hadapi, tetap percaya Tuhan punya rencana indah bagi kita. Mari datang dalam acara Kebaktian Pujian & Penyembuhan Ilahi (KPPI) "YESUS PENYEMBUH" yang akan berlangsung pada :

Hari : Kamis, 10 November 2016
Pukul : 18:00 WIB 
Lokasi : Gedung Pertemuan Advent, Auditorium Lt.1
Jl. MT. Haryono Kav 4-5, Tebet Pancoran Jakarta Selatan 

Untuk Informasi silahkan hubungi nomor 0813 8028 3086

Jumat, 14 Oktober 2016



Tuhan Yesus mengasihi saudara, Dia sudah menanggung dosa dan sakit penyakit kita di kayu salib. Mari datang dan alami jamahan kasihNya dalam hidup saudara dalam acara Kebaktian Pujian & Penyembuhan Ilahi (KPPI) "YESUS PENYEMBUH" yang akan berlangsung pada :

Hari : Kamis, 27 Oktober 2016
Pukul : 18:00 WIB 
Lokasi : Gedung Pertemuan Advent, Auditorium Lt.1
Jl. MT. Haryono Kav 4-5, Tebet Pancoran Jakarta Selatan 


Untuk Informasi silahkan hubungi nomor 0815 8641 5657

Senin, 26 September 2016

Kembali Tuhan menyatakan kasih setiaNya bagi umatNya. Dinyatakan melalui mujizat yang dialami oleh Martinus Angresu yang disembuhkan dari sakit Ginjal.

Sejak Maret  2015, di awali rasa sakit, saat dia masih bekerja di kapal,  yaitu di ABK.   Dia mengatakan bahwa dia memang suka  merokok, minuman keras. Dan setelah itu, ketika dia harus turun ke darat, dan tiba sampai di rumah, dia mulai merasakan sakit dibagian belakang, berat badan  semakin hari jadi semakin turun, matanya menjadi kuning.  Penderitaan yang dia alami itu yaitu saat dia buang air kecil, buang air besar.  Waktu setiap kali ingin buang air besar atau kecil dia harus merayap ke kamar mandi.

Suatu saat, ketika dia mau buang air kecil, keluar  seperti darah, dan ternyata benar benar keluar darah,  dalam kondisi sadar, dia segera langsung pergi ke RS, dia disarankan ke bagian Laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan darah lengkap. Hasil pemeriksaan dinyatakan ada ganguan di ginjal,  disarankan juga melakukan Photo USG. Setelah dilakukan photo USG, dokter menunjukkan bahwa disana di bagian ginjal kiri ada batu kecil yang menempel dan dokter menyarankan dia untuk segera dioperasi,  diberikan juga surat rujukan untuk tindakan  operasi.

Di bulan Nopember 2015,  dia segera berangkat ke Jakarta, tidak ke Jayapura, seperti yang disarankan dalam surat itu untuk tindakan operasi. Setibanya di Jakarta, dimana perawat yang juga pernah merawat istrinya,  memberitahukan bahwa mata Pak Martinus berwarna kuning, badannya yang mulai hitam, bahkan  tambah hitam,  nampaknya dia punya penyakit.  Dia menunjukkan surat pengantar atau rujukkan, lalu perawat membaca bahwa disana ada gangguan di ginjal, tetapi perawat menyarankan untuk dia coba dulu mengunakan  obat herbal, setelah dia  minum obat dari herbal ini, tetap tidak belum ada perubahan.

Suatu hari, ada seorang hamba Tuhan datang ke rumah kost dimana mereka tinggal, hamba Tuhan mengajak untuk berdoa dan membacakan Firman Tuhan, dan  mengundang beliau untuk hadir dalam acara ibadah kesembuhan di GPA.

Pada tanggal 11 Februari 2016, dia datang ke KPPI,  dalam keadaan pinggangnya yang masih sakit, dia mengikuti ibadah dengan sungguh- sungguh, dan ketika doa kesembuhan, dia mengalami jamahan Tuhan, seketika itu juga dia mengalami kesembuhan secara total.

Pak Martinus menyaksikan kesembuhannya di panggung di KPPI 11 Februari 2016, dia yang datang masih dalam kondisi lemas, dan selama  6 bulan,  dia tidak dapat melakukan aktivitas seperti berlari, membungkukkan badannya dan melompat, tetapi di kebaktian dia sudah disembuhkan, dia sudah bisa lari, lompat dan membungkkan badannya.

Setelah pulang dari KPPI, dan besoknya dia langsung melakukan pemeriksaan ke dokter dan dokter menyatakan bahwa hasil pemeriksaan hasilnya  sudah bersih, dia juga menunjukkan hasil pemeriksaan radiologi, dimana tertulis bahwa tidak tampak kelainan pada radiologi abdomen saat ini.

Dia juga mengatakan bahwa saat buang air kencing sudah tidak merah lagi, tetapi jernih sekali, dan kencingnya lancar. Dia juga langsung mempraktekan apa yang tidak bisa dia lakukan yaitu seperti mengangkat kursi, berolahraga seperti berlari,melompat dan membungkukkan badanya.

Terpujilah Tuhan atas kasih setiaNya yang besar ditunjukkanNya bagi orang yang mengasihi Dia !






Tuhan Yesus mengasihi saudara, Dia sudah menanggung dosa dan sakit penyakit kita di kayu salib. Mari datang dan alami jamahan kasihNya dalam hidup saudara dalam acara Kebaktian Pujian & Penyembuhan Ilahi (KPPI) "YESUS PENYEMBUH" yang akan berlangsung pada :

Hari : Kamis, 13 Oktober 2016
Pukul : 18:00 WIB 
Lokasi : Gedung Pertemuan Advent, Auditorium Lt.1
Jl. MT. Haryono Kav 4-5, Tebet Pancoran Jakarta Selatan 


Untuk Informasi silahkan hubungi nomor 0815 8641 5657


Tuhan Yesus memberkati!

Jumat, 16 September 2016


Saya adalah seorang ibu rumah tangga dengan 2 orang anak.

Pada tanggal 6 Oktober 2002, tangan sebelah kanan saya kesemutan sampai terasa kebas / tidak dapat merasakan apa – apa. Kemudian, diikuti oleh kaki kanan saya yang  juga ikut kesemutan terus menerus, Hal ini berlangsung sepanjang hari. Keesokan harinya, saya  pergi ke salah satu RS di Bekasi. Dokter spesialis syaraf di Rumah Sakit tersebut, menyarankan saya untuk di opname agar dapat dilakukan pemeriksaan yang lebih intensif, karena kondisi tubuh saya semakin memburuk : tubuh sebelah kanan sudah susah digerakkan, bahkan jalan pun harus diseret. Diagnosa dokter pada waktu itu : ada tumor di kepala saya, karena kepala saya akan terasa sakit sekali, walaupun hanya disentuh sedikit saja.

Setelah itu, keluarga saya menempuh berbagai cara untuk menyembuhkan penyakit saya :

 * Saya dibawa ke seorang Sinshe yang terkenal dan saya diberi ramuan untuk diminum. Menurut Sinshe tersebut, saya menderita gejala stroke. Tetapi, selama 3 minggu berobat ke sinshe itu, kondisi tubuh saya tidak mengalami perubahan. Bahkan, bertambah parah, karena kemudian tangan dan kaki kiri saya juga mengalami kelumpuhan. Berarti, ke dua tangan dan kaki saya sudah tidak bisa digerakkan lagi.

 * Saya dibawa ke seorang dokter umum di Bekasi yang juga melayani pijat refleksi.

 * Dalam keadaan putus asa, saya menerima tawaran untuk dibawa ke seorang dukun, karena saya disangka diguna-guna orang. Saya diurut, disembur, diberi obat untuk mandi dan obat untuk perlindungan tubuh supaya tidak kram. Setiap 4 hari sekali, saya pergi ke sana. Setelah 1 ½ bulan berobat ke dukun tersebut, kondisi tubuh saya  tidak mengalami perubahan apapun juga.

Pada bulan Desember 2002, kondisi saya semakin parah. Saya tidak bisa membolak balikkan tubuh saya, apalagi untuk bangun dari tempat tidur karena tubuh saya telah menjadi kaku dan lemas. Saya benar- benar tidak bisa bergerak. Saya sangat sedih, lebih-lebih melihat anak-anak saya yang masih kecil dan perlu bimbingan.

 * Akhirnya, keluarga saya memutuskan untuk membawa saya ke RS. Saya menjalani scanning dan di EEG (untuk memonitoring urat – urat syaraf) dan hasilnya normal / tidak ditemukan kelainan apa – apa.Tetapi tubuh saya tetap tidak berdaya, hanya bisa berbaring dan sebentar-sebentar mengalami kejang-kejang. Dua minggu lamanya saya dirawat inap di RS tersebut dan karena tidak ada lagi yang bisa dilakukan secara medis untuk menyembuhkan saya, maka saya dibawa pulang kembali ke rumah.

Selama saya di rumah, ada Hamba Tuhan yang datang berdoa dan terus membangkitkan pengharapan saya kepada Tuhan. Selain itu mereka juga mengundang saya untuk datang ke Kebaktian Pujian Dan Penyembuhan Ilahi (KPPI). Saat itu, saya begitu bergirang dan percaya saya pasti sembuh.

Pada tanggal 13 Februari 2003, saya dijemput, digendong menuju ke mobil yang akan membawa saya ke KPPI dan dibaringkan di jok mobil, karena kondisi tubuh saya memang tidak bisa digerakkan. Ke dua kaki dan tangan saya lumpuh total.

Sebelum masuk ke ruang kebaktian, Tuhan telah menjamah hati saya melalui puji-pujian yang saya dengar. Bahkan, selama kebaktian berlangsung, saya terus menerus menangis. Saya teringat semua kegagalan dan kesalahan saya, terutama ketika saya pernah mengundurkan diri dari pelayanan. Saya benar-benar bertobat dan minta ampun kepada Tuhan dan memohon kesembuhan dari Tuhan.

Pada waktu  lagu penyembahan ‘Alleluia, Alleluia’ dinaikkan, saya mendengar suatu suara yang kuat dari dalam hati saya yang memerintahkan saya untuk bangkit. Saya tidak dapat menahannya. Saya merasakan ada kekuatan dalam tubuh saya, sehingga saya mulai bangun dari posisi saya yang terbaring di kursi dan duduk. Puji Tuhan…!

Demikian juga pada saat Firman Tuhan disampaikan, iman saya makin teguh dan ada kekuatan yang mengalir.

Pada saat doa kesembuhan, ada Hamba Tuhan yang menghampiri saya dan kami berdoa bersama-sama. Dengan iman, saya mulai bangkit dari tempat duduk saya dan mulai berjalan. Haleluya….!

Saya sangat bersyukur kepada Tuhan, bahwa sampai dengan hari ini saya sudah dapat  berjalan dengan normal. Selain itu, saya juga rindu untuk  melayani Tuhan kembali. Puji Tuhan….!!!



Rabu, 31 Agustus 2016

Berawal dari bulan November tahun 2003, Bapak Timbul Siagian sering merasakan kesemutan pada jari tangan dan jari kakinya yang semakin hari semakin bertambah parah. Lama kelamaan kedua kakinya berangsur-angsur tidak kuat lagi untuk dibawa berjalan, begitu juga dengan kedua tangannya yang tidak kuat lagi memegang barang-barang. Dan bila jari-jari tangan dan kakinya disentuh maka akan terasa disetrum. Karena kondisinya yang semakin parah Pak Timbul memutuskan untuk pergi ke Rumah sakit.
 Berdasarkan keluhan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter, dokter mengambil kesimpulan bahwa pak Timbul mengalami SGB (Syndrome Guillen Barre), suatu penyakit yang menyerang saraf sehingga menyebabkan kelumpuhan pada anggota gerak, dimulai dari anggota gerak bawah berlanjut ke atas yang dapat disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Akibat penyakit ini Pak Timbul sama sekali tidak dapat beraktifitas normal seperti biasanya, bahkan untuk makan dan ke kamar mandi dia harus selalu ditolong oleh orang lain.
Pada tanggal 12 Februari 2004, Pak Timbul dibawa oleh keluarganya ke KPPI dengan kondisi yang masih lumpuh. Kemudian, pada tanggal 11 Maret 2004 ia datang kembali ke KPPI untuk kedua kalinya. Saat itulah ia merasakan perubahan pada kaki dan tangannya. Setelah didoakan oleh Hamba Tuhan kemudian ia mencoba untuk berdiri. Puji Tuhan ia dapat berdiri!
Pak Timbul bersaksi, selama tiga bulan mengalami kelumpuhan dan tidak dapat berdiri dari kursi rodanya maka kali ini adalah yang pertama kali dia bisa keluar dari kursi roda, bahkan dia sanggup mendorong kursi rodanya sendiri.
HALELUYA….. Sekarang Pak Timbul sudah dapat melakukan semua aktivitas yang selama sakit tidak dapat ia lakukan.
Pada KPPI 13 Mei 2004, dua bulan sesudah disembuhkan di KPPI, dia datang dengan kondisi berjalan sendiri dan normal tanpa bantuan kursi roda lagi. Haleluyah!
Dalam pemeriksaan, dokter menyatakan bahwa pak Timbul mengalami SGB (Syndrome Guillen Barre), suatu penyakit yang menyerang saraf sehingga menyebabkan kelumpuhan pada anggota gerak, dimulai dari anggota gerak bawah berlanjut ke atas yang dapat disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri.
Pak Timbul dibawa oleh keluarganya ke KPPI (12 Februari 2004) dengan kondisi yang masih lumpuh. Datang kembali ke KPPI untuk kedua kalinya, saat itulah ia merasakan perubahan pada kaki dan tangannya. Setelah didoakan kemudian ia mencoba untuk berdiri. Puji Tuhan ia dapat berdiri!
Saya menikah pada bulan Agustus 1997. Sebagaimana layaknya sebuah keluarga, saya dan suami saya merindukan hadirnya seorang anak sebagai pelengkap kebahagiaan keluarga kami. Tetapi setelah menunggu 1 tahun lamanya, kami belum juga dikaruniai seorang anak. Hati kami sangat sedih, karena kami betul-betul merindukan hadirnya seorang anak dalam keluarga kami. Saya dan suami mulai berdoa dan berharap pada Tuhan, supaya Tuhan memberi kami keturunan. Kami percaya bahwa Tuhan pasti mendengar dan menjawab doa kami.
Memasuki tahun kedua usia pernikahan kami, saya dan suami semakin berharap pada pertolongan Tuhan dan mulai rajin pergi ke gereja. Kami mulai belajar untuk lebih  mengikuti Tuhan dengan sungguh – sungguh.
Memasuki tahun yang ketiga dan keempat, kami masih belum melihat adanya  perkembangan yang berarti. Hal ini membuat hati kami  merasa sedih, down dan malu pada  keluarga. Tetapi karena saya percaya bahwa Tuhan pasti akan menjawab doa saya, maka saya terus setia berharap dan berdoa kepada Tuhan.
Pada bulan Maret 2001, saya diajak ke KPPI oleh seorang Hamba Tuhan. Sejak saat itu, timbullah harapan dan semangat baru di dalam hati saya.
Pada tanggal 8 Maret 2001, saya datang ke KPPI dengan gembira, penuh pengharapan dan iman bahwa Allah pasti menjawab doa saya. Pada saat Firman Tuhan disampaikan, saya semakin percaya dan iman saya semakin dibangkitkan. Ketika didoakan oleh Hamba – hamba Tuhan di KPPI, saya merasa ada sesuatu yang hangat mengalir di dalam tubuh saya. Pada waktu itu juga, saya yakin bahwa doa saya telah dijawab oleh Tuhan.
Saya datang lagi ke KPPI sebanyak empat kali, terakhir pada bulan Juli 2001.  Enam bulan kemudian, yaitu pada bulan Januari 2002, saya mulai merasa mual-mual dan pusing. Karena rasa sakit yang tidak tertahankan, saya pergi ke dokter terdekat. Ternyata, … berdasarkan hasil pemeriksaan, dokter menyatakan bahwa saya positif hamil. Haleluya ! Puji Tuhan ! Tuhan telah menjawab doa saya ! Terimakasih Tuhan ! Tidak ada yang mustahil bagi Dia ! Saya tahu bahwa kehamilan ini dari Tuhan. Saya memberitahukan hal ini kepada keluarga saya dan tetangga-tetangga saya.
Bulan demi bulan, saya jalani kehamilan saya dengan satu sukacita serta ucapan syukur.
Pada hari Minggu, tanggal 13 Oktober 2002, SAYA MELAHIRKAN SEORANG BAYI PEREMPUAN YANG CANTIK SEBERAT 4,1 KG DENGAN SELAMAT. Puji Tuhan, saya merasakan anak ini merupakan pemberian Tuhan bagi kami sekeluarga.
Puji Tuhan!

Senin, 25 Juli 2016


Firman Tuhan berkata “Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar,…” (1 Timotius 2:1-2) 

Sebagai orang percaya kita dipanggil untuk berdoa bagi kota dan bangsa tercinta. Kami mengundang Saudara & Saudari untuk menghadiri acara PRAY FOR AMBON, yang akan diadakan pada :

Hari/Tanggal : Selasa - Rabu, 2 - 3 Agustus 2016
Pukul : 18.00 WIT - selesai
Tempat : Lapangan Merdeka - Ambon

Informasi :
Henny 0812.8911.9604


Diselenggarakan Oleh: Panitia Bersama Pray For Ambon
Bekerjasama dengan Semua Denominasi Gereja, Kampus dan Sekolah





Senin, 18 Juli 2016







Firman Tuhan berkata “Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar,…” (1 Timotius 2:1-2) 



Sebagai orang percaya kita dipanggil untuk berdoa bagi kota dan bangsa tercinta. Kami mengundang Saudara & Saudari untuk menghadiri acara PRAY FOR SEMARANG, yang akan diadakan pada :
Hari/Tanggal : Kamis & Jumat, 21 & 22 Juli 2016
Pukul : 18.00 WIB - selesai
Tempat : Gedung Wisma Perdamaian
Jl. Imam Bonjol No. 209 (Depan Tugu Muda) - Semarang

Informasi :

Pdt. Wahyu 0813.2379.2547
Henny 0821.9820.7602

Diselenggarakan oleh Panitia Bersama Pray For Semarang bekerjasama dengan Badan Musyawarah Antar Gereja Kota Semarang (BAMAG) 

Didukung oleh Penyenggara BIMAS Kristen dan Katolik Kota Semarang
Pukul : 18.00 WIB - selesai
Tempat : Gedung Wisma Perdamaian
Jl. Imam Bonjol No. 209 (Depan Tugu Muda) - Semarang
Informasi :

Pdt. Wahyu 0813.2379.2547
Henny 0821.9820.7602

Diselenggarakan oleh Panitia Bersama Pray For Semarang bekerjasama dengan Badan Musyawarah Antar Gereja Kota Semarang (BAMAG) 





Shalom Saudara/i terkasih,

Berdoa bersama-sama bagi keselamatan kota..
Yeremia 29:7 (TB) Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu. 

Tuhan hendak memulihkan kota kita, oleh karena itu mari kita satukan hati dan berdoa untuk kota tercinta. 

Kami dari tim Pray For Jakarta rindu melihat kota ini dimenangkan bagi Tuhan.
dalam event "Pray For Jakarta", yang akan berlangsung pada :
Hari / Tanggal : Rabu 20 Juli 2016 - Kamis 21 Juli 2016
Jam : 18.00 wib - selesai
Tempat : Gor Bulungan, Blok M 
Jakarta Selatan.

MARI DATANG BERDOA UNTUK JAKARTA
Ajak keluarga, saudara, teman, terutama yang sakit untuk datang ke tempat ini akan diadakan Doa kesembuhan.
Rasakan lawatan Tuhan bekerja atas kota Jakarta pada acara Pray For Jakarta.
Mujizat terjadi !! Orang sakit disembuhkan..
Acara Ini GRATIS dan di sediakan Transportasi antar jemput...

------------------------------------------------------------------------
Informasi Hubungi :
0813.8081.2661
0811.960.524


Tuhan Memberkati,


Selasa, 12 Juli 2016





Dalam rangkaian persiapan acara PRAY FOR JAKARTA, kami mengundang Bapak/ Ibu/ Saudara Gembala Sidang / Majelis Jemaat / Ketua Persekutuan Doa / Pelayan Tuhan dan para Profesional Kristiani, untuk hadir pada :

SEMINAR HAMBA TUHAN

Tema : Membangun Umat Tuhan yang Misioner

Hari/Tanggal : Jumat, 15 Juli 2016
Jam : 16.00 - 20.30 WIB
Lokasi : GBI Blok M Square – Blok M Square Lantai P1
Jl. Melawai Raya. Blok M Kebayoran Baru – Jakarta Selatan 
Biaya : GRATIS

Mari bersama-sama kita mewujudkan rencana Tuhan untuk kesejahteraan kota dimana kita tinggal dan untuk kesatuan Tubuh Kristus dalam memenuhi Amanat Agung.

Registrasi Online : kirim email ke seminarht@gmail.com


Tuhan Yesus memberkati.

Informasi Hubungi :

Pdt. Ferdinan Singarimbun 0812.977.8989

Pdt. Irma 0813.1867.4637



Diselenggarakan oleh Panitia Bersama Pray for Jakarta bekerja sama dengan antar gereja di Jakarta.





Senin, 23 Mei 2016


Tuhan tidak pernah lalai menepati janjiNya. Jika kita meminta dalam doa maka Dia akan menjawab karena kasihNya yang besar bagi kita. 

Apapun juga yang kita alami, percaya selalu ada pertolongan Tuhan bagi kita. 

Mari datang kepadaNya dalam acara Kebaktian Pujian & Pembuhan Ilahi (KPPI) pada: 

Hari : Kamis, 26 Mei 2016
Pukul : 18:00 WIB
Lokasi : Gedung Pertemuan Advent, Auditorium Lt.1
Jl. MT. Haryono Kav 4-5, Tebet Pancoran Jakarta Selatan 

Untuk informasi silahkan hubungi nomor 021.5864272 / 081213809807


Recent Post

Layanan Doa

WhatsApp: Call Center : 0819 0707 9179

Event

Diberdayakan oleh Blogger.

Gallery

ada jawaban

VIDEO