Tampilkan postingan dengan label Tahukah Anda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tahukah Anda. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Februari 2021




Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: "Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau." (Yesaya 41:13)
Setiap orang punya ketakutannya sendiri-sendiri, mungkin itu tentang kondisi keuangan, masa depan, kesehatan, atau bahkan tentang pasangan hidup. Ketakutan berdampak negatif, merebut damai sejahtera kita, membuat kita stres, dan bahkan bisa membuat kita sakit atau menurunkan kekebalan tubuh kita loh.

Jadi, jangan biarkan ketakutan mengikat hidup kita atau bahkan menghancurkan harapan dan juga masa depanmu.Alangkah indahnya mengalami bahwa dalam takut akan Tuhan, kita dapat dibebaskan dari segala ketakutan kita.Mintalah kepada Tuhan untuk membebaskan Anda dari rasa takut.
"Tuhan, aku menyadari segala kekhawatiran dan ketakutanku, dan aku menyerahkan semuanya ke dalam tangan-Mu. Beriku kedamaian saat aku menghadapi hari ini"

Tuhan Memberkati


Kamis, 04 Februari 2021





Matius 15: 36-38 "Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya memberikannya pula kepada orang banyak. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, tujuh bakul penuh. Yang ikut makan ialah empat ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak."

Mengucap syukur adalah sikap dimana kita mau merendahkan hati di hadapan Tuhan. Karena itulah, firman Tuhan mengingatkan kita untuk mengucap syukur dalam segala keadaan, tanpa terkecuali. Termasuk saat dalam keadaan kekurangan dan begitu sulit.
Kita mungkin tidak akan bisa membuat roti dan ikan berlipatganda. Tapi kita bisa mengalami mujizat dalam bentuk yang lain, seperti ketika kita orang lain memberikan makanan ketika kita tidak mampu membeli makanan atau ketika anak kita masih bisa lulus kuliah ketika keuangan pas-pasan. 
Saat kamu mengucap syukur di tengah keadaan apapun yang terjadi saat ini, Roh Kudus akan bekerja dan memberikanmu kekuatan untuk mempercayai janji Tuhan terjadi atas hidupmu. 
Jadi, serahkanlah harapan, pergumulan, permohonan dan masalahmu ke tangan Tuhan sepenuhnya. Karena itulah cara kita membiarkan kasih dan kuasa Tuhan bekerja untuk mengubahkan hidup kita sepenuhnya.    
Maukah kamu mengakui bahwa Yesus mampu menyelesaikan masalahmu saat ini? Percayalah dan andalkan kuasa Tuhan. Dia menunggu untuk melakukan sesuatu atas hidupmu  hari ini. 

Tuhan Memberkati,

Rabu, 27 Januari 2021




1 Petrus 3: 17,"Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat"

Penderitaanmu adalah cara Tuhan untuk mendidik dan membantumu untuk mengarungi perjalanan hidup. Kamu mungkin membencinya, tapi penderitaan adalah bagian dari hidup. Penderitaan akan selalu ada baik ketika kamu melakukan yang benar ataupun yang buruk. Tapi tentu saja hasilnya akan berbeda.

Sekalipun kita bisa memilih menghindari penderitaan dengan cara tidak melakukan apa-apa atau memilih memisahkan diri dari kehidupan dan semua rasa sakit. Bagaimanapun, kita pasti akan menghadapinya. Selama kita hidup, kita akan melewati setiap tingkatan perjuangan yang berbeda-beda. Percayalah bahwa penderitaan membantumu berubah menjadi lebih baik. 

Lewat penderitaan, kita merasakan ikatan persaudaraan di dalam Kristus dan menaruhkan rasa empati di hati kita terhadap keadaan di sekitar kita.

Tuhan Memberkati,

Selasa, 12 Januari 2021

 



Shalom Saudara yang terkasih dalam Yesus Kristus,

Melangkah di tahun 2021 ini banyak sekali yang kita pikirkan, tentang hal yang sudah terjadi di tahun 2020 dan segala masalah yang belum selesai di tahun lalu bisa membuat perasaan kita menjadi takut.

Seringkali kita tertipu dalam jeratan Iblis sehingga hidup dalam ketakutan, Ketika ketakutan dan kekhawatiran seperti itu melanda, alangkah baiknya membaca Kejadian 26 : 24 karena Firman Tuhan berkata "Janganlah takut, sebab AKU menyertai engkau"

Ketika pandangan kita terfokus kepada Tuhan, ketakutan kita pun memudar, dan kita percaya bahwa Tuhan yang memegang kendali atas seluruh hidup kita. Tuhan mengetahui apa yang terjadi dalam kehidupan kita, Tuhan memberikan keyakinan kepada kita bahwa kita berani menghadapi segala sesuatu tanpa rasa takut dan panik karena Tuhan ada bersama dengan kita, karena Mujizat NYA juga kita akan keluar dari segala jeratan ketakutan kita.


Tuhan memberkati,


Senin, 31 Desember 2018



Matius 6: 33
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Tuhan berkata supaya kita mencari lebih dulu kerajaan dan kebenaran-nya dan semuanya akan ditambahkan bagi kita (Matius 6: 33). Apa itu kerajaan Allah? Firman kebenaran-Nya, kedamaian dan sukacita. Kalau kita memiliki ketiga hal ini, maka segala sesuatu yang lainnya akan diberikan kepada kita. Kalau kita berusaha menyenangkan hati Tuhan dan mencari tahu kehendak-Nya, maka semua yang kita lakukan akan berhasil. Bahkan Tuhan sendiri meminta kita untuk mencari hikmatNya karena dengan itu kita sendiri bahkan bisa mengatasi masalah kesehatan dan keuangan kita.

Alkitab juga menulis kalau kemurahan Tuhan itu selalu baru setiap pagi (Ratapan 3: 22-23). Karena itu aku pun harus bertanya soal isi hatiNya setiap hari. Gak ada salahnya untuk mencapai tujuan jangka pendek, tapi jangan pernah membiarkan hal itu justru menguras semua energimu. Cukup percayakan Tuhan untuk mebantumu dalam setiap langkah yang kamu ambil!

Karena itu, ambillah langkah baru di setiap tahun yang baru. Tapi juga barengi dengan hikmat dan kebijaksanaan dari Tuhan.

Tuhan Memberkati,

Jumat, 30 November 2018



"Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku." (Mazmur 62:6)

Setiap manusia, setiap saat, bisa bertemu dengan masalah. Dan itulah hidup. Tidak ada manusia yang tidak mengalami masalah. Hidup tidak akan selalu mudah, justru yang sering terjadi hidup itu sangat keras dan berat. Kalau begitu, stres bisa menghampiri kita kapan saja. Ingatlah bahwa mau stres/depresi atau tidak, itu bukan tergantung dari keadaan, situasi dan kondisi terkini, tapi merupakan pilihan yang bisa kita tentukan. Kita bisa memilih untuk memanjakan stres atau menolaknya.

Kalau menyerah pada keadaan atau memilih untuk tersiksa oleh masalah, kita pun akan terbelenggu olehnya. Tapi jika kita memilih untuk menyerahkan segala perkara kepada Tuhan, Dia sanggup mengulurkan tanganNya, yang tidak pernah kurang panjang untuk melepaskan kita, memberi kita kekuatan, memulihkan kita, menyegarkan dan memberikan ketenangan pada jiwa kita. 

Isilah dengan firman Tuhan. Berakarlah dengan kuat dalam Kristus. Tuhan sendirilah yang akan memberi solusi dan kelegaan bagi kita.

Tuhan Memberkati

Senin, 12 November 2018



Matius 6:27
Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?

Bagi kamu yang suka pergi ke tempat fitness pasti tahu bahkan pernah memakai alat yang biasa disebut "sepeda diam di tempat". Pembuat alat tersebut merancang sedemikian rupa supaya para pemakai seakan-akan merasakan sedang mengayuh sepeda di jalan yang menurun maupun menanjak. Pada intinya, setiap orang yang memakai sepeda tersebut bisa berolah raga supaya sehat. Pernahkah kita berpikir bahwa sebenarnya kalau kita kuatir kita seperti seorang yang sedang mengendarai  "sepeda diam di tempat" tersebut, tapi dalam arti yang negatif?

Ketika dihimpit oleh berbagai masalah, kita kuatir, takut dan kondisi negatif itu mendorong kita berjuang sedemikian rupa supaya bisa keluar dari himpitan tersebut. Kita terus mengayuh "sepeda kehidupan kita" sampai keluar semua kekuatan, tapi tidak sadar bahwa kita sedang diam di tempat. 

Kuatir tidak memberikan sedikitpun jalan keluar bagi kita ketika menghadapi masalah. Kuatir justru menambahkan banyak penyakit dalam diri kita karena jiwa yang tertekan. Mari kita minta kekuatan dari Tuhan, supaya tetap percaya kepada-Nya dengan segenap keberadaan kita! karena dalam kekuatiran tidak ada jalan keluar!

Tuhan Memberkati,

Senin, 22 Mei 2017

 
I have decided to follow Jesus..
No turning back, no turning back..
Though none go with me, I still will follow..
No turning back, no turning back..
The world behind me, the cross before me..
No turning back, no turning back..
 
Darimana asal lirik lagu tersebut..??!.

Di sebuah desa kecil di India di tahun 1880. Seorang ayah, istri dan kedua anaknya dibaptis, memilih mengikut Yesus Kristus. Waktu itu hampir tidak ada orang Kristen di India, mereka memiliki agama & kepercayaan mereka sendiri.  Orang-orang di desa itu tidak menyukai pilihan orang ini mengikut Yesus Kristus. Mereka satu keluarga ditangkap diseret ke tengah kota dimana seluruh isi kota telah berkumpul..
Ketua desa mengancam sang ayah: “Jika engkau tidak mau menyangkal & berpaling dari imanmu kepada Yesus Kristus, maka anak-anakmu akan kami bunuh..!!”.

Bapak itu lalu membalas ketua desa:
“I have decided to follow Jesus, and there is no turning back..”

Ketua desa pun membunuh kedua anaknya. Lalu ia memberi kesempatan lagi kepadanya: “Jika engkau tidak mau menyangkal & berpaling dari imanmu kepada Yesus Kristus, maka istrimu akan kami bunuh!”

Bapak itu merespon dengan mengatakan:
“The World can be behind me, but the cross is still before me..”

Istrinya pun lalu mati dibunuh.

Lalu ia diberikan satu kesempatan terakhir:
“Jika engkau tidak mau menyangkal & berpaling dari imanmu kepada Yesus Kristus, kali ini engkaulah yang akan kami bunuh!”.

Dan untuk terakhir kali nya, ia mengatakan:
“Though no one is here to go with me, still I will follow Jesus..”

Saat itu juga ia dibunuh..

Mereka meninggal, tetapi bibit iman tertanam di hati orang-orang yang menyaksikan kematian mereka hari itu..

Banyak yang hadir itu bertanya-tanya:

Siapakah Yesus Kristus? Mengapa keluarga ini rela mati demi-Nya?

Hal menakjubkan pun terjadi, beberapa tahun setelah itu. Banyak warga di desa itu yang memilih mengikut Yesus Kristus, termasuk kepala desa.. Mereka yang akhirnya mengikut Yesus'lah yang menjadi saksi akan apa yang telah terjadi, & merekalah yang menceritakan apa yang dikatakan oleh bapa tersebut sebelum ia dibunuh..

Hari ini, hymne indah tersebut dapat kita nyanyikan di gereja-gereja,  mengingatkan bahwa Yesus Kristus adalah Raja yang layak untuk kita sembah..

Matius.16:25:
"Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.."

Will we still love Him..??!.
Even in the hardest time of our life..??!.

Stand Firm in JESUS..!!.

Rabu, 03 Mei 2017



  “Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?”
Yakobus 2 : 14


Seorang Ayah sedang mendayung perahu bersama dengan anak. Anak itu melihat ada tulisan pada dayung yang dipakai itu, di satu dayung terukir tulisan "Iman" dan dayung lainnya tertulis "Perbuatan".
Anak itupun bertanya maksud dari tulisan-tulisan itu. "Dayung ini harus digunakan bersama-sama, jika hanya satu dayung saja yang digunakan untuk mendayung sementara yang satu lagi tidak, maka yang terjadi perahu hanya berputar-putar saja dan tidak akan sampai ke tempat tujuan.

Namun ketika kedua dayung digunakan bersama-sama, maka perahu itu dapat berlayar dengan cepat," jelas Ayah itu kepada Anaknya.

"Satu dayung saja bekerja sementara dayung yang lain, maka tidak akan membawa Anda sampai ke tempat tujuan, sama hal nya dengan Iman dan Perbuatan, jika tidak digunakan bersama-sama maka tidak akan menghasilkan kemajuan."

Tuhan menuntut sebuah ketaatan dan kerja keras kita untuk membuktikan iman kita. Seperti iman Abraham kepada Allah, dia rela mempersembahkan anak satu-satunya kepada Allah. Itulah iman yang benar. Jadi jangan hanya berpendapat bahwa iman hanya sekedar percaya saja, tetapi Allah butuh tindakan nyata kita karena iman tanpa perbuatan hakikatnya adalah mati.

Have a blessed day...

Gbu..

Jumat, 03 Maret 2017


Yohanes 15 : 7 : “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan Firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya".

📝 Apakah ada diantara Anda yang memiliki profesi seorang guru, dosen atau pengajar?

Pada saat Anda menguji anak didik Anda dalam sebuah tes, saya yakin bahwa ketika Anda memberikan pertanyaan, Anda pastinya sudah memiliki jawabannya juga.
Tidak mungkin Anda memberikan soal kepada mereka sementara Anda sendiri tidak tahu jawaban dari soal yang Anda berikan tsb.

🔒 Hal yang sama berlaku pada sebuah pabrik pembuatan gembok. Mereka tidak hanya menciptakan gembok, tapi juga membuat kunci untuk setiap gembok tsb. 🔑
🔓 Bayangkan betapa konyolnya jika mereka hanya jual gembok tanpa anak kunci.
🔐 Dua analogi sederhana di atas kiranya memberikan pencerahan kepada kita bahwa hal yang sama TUHAN lakukan dalam hidup kita.
Ketika TUHAN mengijinkan sebuah persoalan, maka sesungguhnya DIA sudah punya jawaban untuk persoalan tsb.
✳ TUHAN tidak pernah membiarkan kita mengalami persoalan yang tak terpecahkan atau masalah yang tidak ada jalan keluarnya. TUHAN menyediakan kunci untuk setiap pergumulan hidup yang kita alami.
✅ TUHAN tidak hanya menyediakan jawaban atau kunci untuk setiap masalah yang kita alami, tetapi DIA juga bijak dalam mengukur kemampuan dan kapasitas kita dalam menanggung persoalan.
✳ TUHAN tidak akan pernah memberikan soal yang melebihi kemampuan kita.
👨🏼 Bukankah seorang guru tidak akan memberikan soal kelas VI untuk anak yang masih kelas 1?

Jika seorang guru saja bisa demikian bijak dalam menakar kemampuan kita, apalagi TUHAN?

😀 Melalui kebenaran ini kita diingatkan agar jangan sampai menjadi orang yang mudah mengeluh dan merasa persoalan yang kita alami sangat berat dan tak tertanggungkan.
Jangan juga kita menjadi orang yang mudah putus asa karena berpikir masalah kita tidak ada jalan keluarnya.

Sahabatku,
🔐 Ingatlah bahwa ada soal berarti ada jawaban, ada gembok berarti ada kuncinya.
🗝 Ketika TUHAN mengijinkan sebuah persoalan, DIA sudah menyediakan kunci jawabannya.
📖 Yohanes 15 : 7 : “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan Firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya".

Sebab ALLAH setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu.
Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”
📖 “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” Filipi 4:13

Semangat Menjalani hari ... 🙌
TUHAN YESUS Menyertai dan Memberkati kita Semua.
Amin 🙏🙏🙏

Senin, 16 Januari 2017



Seberapa banyak dari kita yang mungkin berpikir bahwa memang dunia sudah gila dengan segala kejadian di dalamnya. Untuk memutarbalikkan dunia yang sudah gila ini, kita juga harus "gila" atau lebih tepatnya "tergila-gila" kepada Tuhan. Bila sudah begitu, di dalam diri kita hanya ada kegilaan kepada Tuhan semata sehingga apapun yang kita lakukan, pikirkan, dan katakan semuanya serba Dia. Untuk bisa seperti itu, takut akan Tuhan adalah kuncinya. Ketika takut akan Tuhan merajai kita, maka sedikit demi sedikit kita berubah menjadi seperti Dia, yakni menuju kesempurnaan seperti yang firman Tuhan katakan “Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.” Matius 5:48 . Kita bertumbuh dan mengenal Dia lebih lagi sehingga lama-kelamaan hidup kita dipenuhi oleh-Nya dan kita hidup hanya untuk-Nya. Kalau sudah begitu, Tuhan akan memberikan kesadaran yang baru kepada kita sehingga mata kita terbuka, pikiran kita dapat menimbang apa yang baik dan tidak baik dan akhirnya kita mengerti tentang segala sesuatu yang dikehendaki Tuhan di dalam kehidupan kita. Hal itu akan mendatangkan hikmat yang baru kepada kita. Jadi, takutlah akan Tuhan dan selamat meraih hikmat itu.... Amsal 9:10 berkata "Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian"

Ketika takut akan Tuhan menguasai kita, Tuhan akan memberikan hikmat yang Dia tahu, dimana Dia tahu segalanya, dan hasilnya akan sungguh mencengangkan...


Tuhan Memberkati,

Selasa, 20 Desember 2016

Yohanes 3:16 
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal..

Tuhan tidak pernah melewatkan satu inci pun hidup Anda dalam pandanganNya. Sebab kasih Allah lah yang membuat Dia mau turun ke bumi ini untuk membuat Anda dan saya, manusia ciptaanNya dapat kembali kepadaNya. 

Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.(Matius 1:20)

Yusuf telah merencanakan untuk mengambil Maria sebagai istrinya, tetapi ketika Yusuf menemukan diri Maria hamil, dia tidak tahu apa yang harus berpikir. Yusuf takut bahwa ia mungkin akan membuat kesalahan bila ia meninggalkan Maria karena apa yang telah dia rencanakan tidak berjalan sesuai dengan apa yang dia inginkan. Tapi, Tuhan mengirim utusan dalam mimpi untuk meyakinkan Yusuf bahwa ia berada di jalan yang benar.

Hari ini mari saya meyakinkan Anda bahwa Tuhan tahu yang tepat di mana Anda berada, dan Dia tahu bagaimana untuk mendapatkan Anda ke mana Anda perlu. Bahkan ketika sesuatu tidak berjalan seperti yang Anda rencanakan, tangan-Nya pada Anda. Jangan takut; percaya bahwa Tuhan sedang bekerja di belakang layar atas nama Anda dan Dia akan membawa Anda ke dalam kehidupan kekal yang Dia telah disiapkan untuk Anda.

Merry X-Mass..

God Bless You...!

Kamis, 15 Desember 2016


Suasana natal tidak saja dirasakan di Indonesia namun diseluruh dunia sudah merasakannya.

1. Kawasan Asia adanya di Jepang.

Pada hari Natalbukan termasuk hari libur nasional. Karena orang-orang Jepang tetap melakukan aktivitasnya seperti biasa pada tanggal 25 Desember setiap tahunnya (kecuali kalau tanggal tersebut jatuh tepat di hari minggu).

Natal di Jepang lebih mengarah ke liburan yang menanti mereka dalam menjelang malam  pergantian tahun baru. Kemudian perusahaan-perusahaan besar menghiasi gedung mereka dengan lampu-lampu indah dan tentu saja pohon Natal yang besar. Kebiasaan menyiapkan pohon Natal di bulan Desember dibawa ke Jepang oleh para misionaris dari Eropa, tetapi pohon Natal modern pertama kali muncul di Ginza sekitar tahun 1910.

2. Kawasan Eropa

Disaat menjelang akhir tahun maka di Kota Perancis sudah terlihat begitu maraknya dekorasi Natal. Dimulai dari lampu-lampu yang terhias dengan kerlap-kerlip yang tentu saja sangat menyegarkan mata. Dan kebiasaan Presiden Perancis yaitu Nicolas Sarkozy setiap tahun selalu rutin mengadakan perayaan Natal, di bawah pohon cemara sudah tertumpuk kado natal hal ini yang membuat anak-anak berlomba untuk mendapatkan kado tersebut.

3. Kawasan Amerika


USA sebagai negara yang besar dan hampir diseluruh kota-kota besarnya merayakan natal dengan memberikan nuansa natal yang kental bagi setiap orang yang mau merayakan natal ke sana.

New york (Amerika Serikat)

Natal di New York sangat mengagumkan dengan beberapa dekorasi ,aneka pertunjukan dan hiburan yang fantastik. New York adalah kota yang sangat dingin saat Natal dan ini kesempatan untuk menikmati rintikan salju yang turun.

Afrika Selatan

Di Afrika Selatan, libur natal merupakan liburan musim panas. Walaupun tidak ada salju pada musim ini, tetapi bunga-bunga yang indah akan bermekaran yang akhirnya dijadikan sebagai dekorasi Natal. Selain itu orang Afrika Selatan akan menghias rumah mereka dengan menggunakan cabang-cabang Pinus dan pohon Natal yang biasanya diletakkan di sudut ruangan, bersama dengan kado-kado Natal. Apabila udara bagus mereka akan lebih senang pergi ke pantai dengan menikmati hidangan Natal seperti barbeque, pai-pai daging, kalkun dan puding plum.

Senin, 05 Desember 2016



Tuhan Yesus berjanji bahwa Dia sedang menyiapkan rumah bagi kita di sorga, meski kita tidak akan pernah tahu kapan waktunya kita akan pulang ke sorga, namun Tuhan terus saja bekerja untuk memberikan kita suatu tempat yang terbaik, di rumah Bapa kita. Lalu, bagaimana dengan rumah kita yang sedang Tuhan siapkan? apakah selama di sini, di muka bumi ini kita juga turut menyiapkannya?


Kisah di bawah ini, kiranya dapat membuat kita mengerti, betapa pentingnya menjalani kehidupan kita di dalam kehendak Tuhan dengan sepenuh hati.  


Kolose 3 : 23

Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia

Sebuah kisah, ada seorang arsitek yang bekerja di suatu perusahaan .

Setelah bertahun-tahun mengabdi pada perusahaan tersebut, si arsitek karena sudah berusia cukup tua berencana untuk pensiun. Namun karena dedikasi si arsitek tersebut kepada perusahaan amatlah tinggi dan posisinya sangat penting di perusahaan tersebut, si manajer perusahaan tidak mengizinkannya untuk pensiun.

Si Arsitek bersikeras untuk tetap pensiun. Karena ia merasa sudah saatnya untuk pensiun. mengingat usianya yang sudah lanjut, dan ingin segera manghabisi sisa hidupnya.

Akhirnya setelah berkali-kali membujuk si manajer, Si arsitek pun mendapatkan izin untuk pensiun, dengan syarat ia harus mengerjakan proyek istimewa yang diberikan oleh manajer.

Proyek istimewa tersebut adalah ia harus merancang sebuah bangunan rumah di atas tanah seluas 500m2 dengan dana yang akan disediakan oleh perusahaan. Jangka waktu yang ditentukan adalah empat bulan lamanya.

“Baiklah saya akan mengerjakan proyek tersebut. Bahkan saya akan mengerjakannya hanya dalam waktu 2 bulan saja.” Ucap si arsitek tersebut.

Akhirnya si arsitek tersebut pun mulai mengerjakan proyek tersebut.

Ia membuat bangunannya hanya seluas seratus meter. Sisanya hanya ia biarkan saja menjadi halaman kosong.

“Untuk meminimal dana!” Pikirnya.

Bahan material bangunan tersebut ia gunakan yang kualitas tiganya. Karena ia pikir proyek ini haruslah dibuat seminimal mungkin biayanya. Agar perusahaan tidak banyak keluar dana. Perancangan keseluruhannya pun bisa terbilang biasa saja. Hanya dikerjakan “sejadinya’.

“Toh, ini hanya proyek biasa saja. Bukan proyek istimewa seperti yang dikatakan. Hanya membangun rumah sederhana saja.” pikirnya.

Akhirnya dua bulan kemudian, rumah tersebut pun jadi. dari luar bangunan rumah tersebut memang terlihat sangat istimewa. Namun bahan-bahan bangunan yang digunakan adalah bahan-bahan kualitas rendah. Bukan kualitas yang bagus.

Ia pun melapor kepada menajer perusahaannya bahwa ia telah memyelesaikan pekerjaan yang disebut “Proyek Istimewa” tersebut. Dan ia memohon diri untuk segera pensiun dan berhenti bekera.

“Baiklah kamu boleh pensiun. Dan hari ini kita akan mengadaan acara pelepasan kamu bersama seluruh staf dan karyawan di perusahaan ini.” Ucap si manajer.

Akhirnya berkumpulah seluruh staf dan karyawan perusahaan tersebut di sebuah ruangan untuk mengadakan pelepasan si arsitek yang ingin pensiun itu.

“Saudara-saudara sekalian, hari ini arsitek senior kita ini akan pensiun. Sebagai penghormatan perusahan atas jasa dan dedikasinya, maka kami memberikan hadiah sebuah rumah yang baru saja ia dirikan.”

Seluruh hadirin pun bertepuk tangan. Namun si arsitek terbengong-bengong mendengar pernyataan manajernya itu.

“Kalau saja saya lebih lama mengerjakan proyek pembangunan rumah tersebut…..

Kalau saja saya membuat rumah tersebut lebih bagus lagi….

Kalau saja bahan bagunan yang saya gunakan adalah bahan-bahan kualitas terbaik….

Kalau saja saya mendirikan bangunan rumahnya lebih besar lagi….

Kalau saja saya …..

Kalau saja ……

Kalau saja…..”

Begitulah kehidupan di dunia ini. Hakikatnya apapun yang kita lakukan, apa yang kita kerjakan, apa yang kita berikan akan kembali ke diri kita sendiri. Semuanya akan bermanfaat dan berikan manfaat kepada diri kita sendiri kelak, begitu pula dengan keburukan yang kita kerjakan . Apa yang kita tabur, pasti akan kita tuai.


Jangan sia-siakan waktu kita selama di muka bumi, sebab Tuhan Yesus sedang bekerja menyiapkan rumah terbaik bagi kita.

Yeremia 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan y  yang penuh harapan.

Ada sebuah cerita tentang percakapan seorang manusia ciptaan Allah dengan Allah sendiri.

Manusia : Tuhan, bolehkah aku bertanya kepada-Mu?
Tuhan : Tentu saja silahkan!
Manusia : Tapi janji ya, Engkau takkan marah?
Tuhan : ya, Aku janji.
Manusia : Mengapa Kau biarkan HAL BURUK terjadi padaku hari ini?
Tuhan : apa maksudmu?
Manusia : aku bangun terlambat.
Tuhan : ya, terus?
Manusia : mobil ku mogok&butuh waktu lama untuk menyalakan.
Tuhan : Oke, terus.
Manusia : Roti yang kupesan di buat tak seperti pesananku, hingga ku malas memakannya.
Tuhan : Hmm terus?
Manusia : Dijalan pulang, HPku tiba2 mati saat aku berbicara dengan bisnis besar!
Tuhan : Benar, terus?
Manusia : Dan akhirnya, saatku sampai dirumah, aku hanya ingin sedikit bersantai dengan mesin pijat refleksi yang baru kubeli, tapi MATI kenapa tak ada yang LANCAR hari ini?
Tuhan : Biar KU perjelas. Ada malaikat kematian tadi pagi, dan Aku mengirimkan malaikat tuk berperang melawannya agar tak ada hal buruk terjadi padamu! KU biarkan kau tertidur saat itu.
Manusia : oh, tapi..
Tuhan : AKU tak biarkan mobilmu menyala TEPAT WAKTU karena ada pengemudi mabuk lewat didepan jalan dan akan menabrakmu...
Manusia : (merunduk)
Tuhan : pembuat burger mu sedang sakit, aku tak mau kau tertular, oleh karenanya kubuat salah bekerja.
Manusia : (tarik nafas)
Tuhan : HPmu KU buat mati, karena mereka PENIPU AKU tak mungkin membiarkanmu tertipu. Lagipula bisa mengacaukan KONSENTRASI mu dalam mengemudi bila ada yang menghubungi kala hp menyala.
Manusia : (mataku berkaca-kaca) Aku mengerti Tuhan...
Tuhan : Soal mesin pijat refleksi, KU tahu kau belum beli voucher listrik, bila mesin itu dinyalakan maka akan mengambil banyak daya listrikmu. Ku yakin, kamu tak ingin berada dalam kegelapan di tengah malam.
Manusia : (menangis tersedu) Maafkan aku Tuhan...
Tuhan : Tak apa, tak perlu minta maaf. Belajarlah tuk percaya PADAKU. karena rencanaKU padamu JAUH lebih baik..

Sering kita berpikir dengan pikiran kita sendiri. Ketahuilah Saudara, pikiran diri sendiri yang kuat membuat Rencana Allah tidak bisa bekerja dan terjadi atas kita.
Biarkan hati kita taat saja dan lakukan apa saja yang Allah kehendaki..sebab Rancangan Nya adalah rancangan yang terbaik dan penuh dengan damai sejahtera...

Merry X-Mas and Gbu


Kamis, 01 Desember 2016

“Lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah. (Matius 19:24)”.



Tahukah Anda bahwa perumpamaan yang digunakan oleh Tuhan Yesus pada masa itu, merupakan konteks yang digunakan ketika Tuhan Yesus mengajar murid-muridnya ketika berada di gerbang kota.

Pada zaman Yesus di Israel, kota-kota disana dikeliling oleh benteng untuk berlindung dari musuh yang hendak masuk ke dalam kota. Jadi selain gerbang besar pada pintu kota sebagai benteng kota, ada pintu kecil yang hanya setinggi satu meter, bentuknya sempit memanjang, letaknya ada di tembok pembatas kota dan hanya digunakan ketika gerbang sudah tertutup untuk melindungi kota dari musuh inilah yang disebut dengan lobang jarum. Pada lobang jarum ini biasanya ada tentara yang akan berjaga-jaga dan siapa saja yang hendak lewat harus diperiksa.
Ketika itu unta merupakan binatang tunggangan dan angkutan barang yang banyak digunakan sebagai alat transportasi, masih bisa melalui lobang jarum ini asalkan orang yang menungganginya dan barang-barang yang dibawa harus diturunkan terlebih dahulu. Setelah diturunkan, unta akan ditarik masuk ke dalam pintu lobang jarum tersebut. Unta adalah binatang yang jinak dan penurut sehingga tanpa diperintah dan dituntun, unta tidak bisa berjalan masuk dan melewati pintu sempit tersebut.




Tuhan Yesus menggambarkan kehidupan manusia yang seringkali sulit melepas keinginan dunia, melepaskan “harta kekayaan” yang dimiliki. Lebih banyak mempertahankan apa yang dia miliki sehingga sulit untuk melalui lobang jarum seperti unta ini. Ketika barang-barang yang dibawa diturunkan, unta diam saja. Bahkan ketika unta ditarik paksa melalui lobang jarum pun tetap diam saja.  Jadi bagaimana bisa masuk ke dalam Sorga Jika Anda tidak mau melepaskan yang mengikat Anda di dalam dunia ini? Ingat jika kita mengikat kaki pada sebuah batu dan batu itu akan tergelincir ke dalam jurang, bukankah lebih baik Anda melepaskan batu itu supaya Anda selamat?, dunia akan binasa dengan segala keinginannya, adalah lebih baik melepaskan ikatan akan dunia supaya Anda dapat sampai kepada keselamatan yang Tuhan Yesus siapkan sehingga Anda tidak akan mati dalam kebinasaan dunia.

Tuhan Yesus memberkati.

Selasa, 29 November 2016

John Wesley (lahir di Epworth, 28 Juni 1703 – meninggal 2 Maret 1791 pada umur 87 tahun) adalah seorang teolog Inggris. John merupakan anak seorang pendeta dari gereja Anglikan. Ayahnya bernama Samuel Wesley dan ibunya adalah Susanna Annesley. John juga memiliki seorang adik yang dilahirkan pada tahun 1707 (Charles Wesley). Ia dikenal sebagai pendiri Gereja Metodis.
John Wesley hidup di tengah-tengah masyarakat Inggris yang sedang terbagi dalam kelas-kelas sosial, yaitu kelas bangsawan, kelas menengah dan kelas bawah. Pada saat itu juga, terjadi kesenjangan sosial antara kelas bawah dan kelas mengengah ke atas. Kesenjangan sosial ini dipengaruhi oleh sistem ekonomi industri hasil dari Revolusi Industri. Wesley melihat ketimpangan antara si kaya dan si miskin. Sekelompok orang yang berkuasa terus memperkaya diri mereka, sementara itu sebagian besar rakyat kelas bawah menderita kelaparan dan terjangkit penyakit.
Pada tahun 1714 John masuk ke sekolah Chartehouse di London. Ia belajar di sekolah tersebut hingga tahun 1720 kemudian pindah ke universitas Oxford. Pada tahun 1724, ia mendapat gelar sarjana muda dan menerima jabatan diaken pada tahun 1725.Selanjutnya pada tahun 1726, dia menjadi asisten dosen di Lincoln College, Oxford sambil menyelesaikan gelar sarjananya.Pada tahun 1727, dia berhasil mendapat gelar sarjana kemudian diangkat menjadi imam pembantu ayahnya di Epworth.Pada tahun 1735, Wesley pergi untuk menginjili ke daerah Georgia. Namun, ia tidak berhasil melakukan penginjilan di Georgia.
Pada waktu John Wesley kembali ke Inggris pada tahun 1738, ia semakin menyadari kebutuhan spiritualnya. Ia mulai menyadari bahwa ia dipanggil untuk memberitakan Injil kepada seluruh bangsa Inggris. Dalam perjalanannya di sekeliling Inggris, ia berhasil memikat banyak orang, khususnya kaum buruh, untuk percaya kepada Injil.
Wesley berbicara dengan sangat keras untuk menentang perbudakan. Dalam tulisan-tulisannya, ia mengutuk perdagangan budak sebagai tindakan orang yang menjual budak dan yang membeli budak sebagai bukan manusia, melainkan serigala.Ia juga mengatakan bahwa tugas seorang Kristen adalah mewartakan pembebasan dari Allah dan menentang perbudakan.Selain itu, Wesley juga menentang hukum yang melegalkan perbudakan dengan mengatakan: “apakah hukum, hukum manusia, dapat mengubah hakikat alami seseorang?” Sebelum meninggal Wesley berhasil melahirkan tokoh William Wilberforce sebagai tokoh pembebasan budah pertama di dunia.

Rabu, 16 November 2016



Malas adalah penyakit yang bisa melanda orang di mana pun dan kapan pun. Biasanya kemalasan muncul untuk menghindar dari tanggung jawab yang harus dilakukan. Untuk menghindari tanggung jawabnya itu, orang malas akan mencari pelarian dengan hal-hal yang menyenangkan seperti ngegame, nonton TV, film atau kegiatan hiburan yang lainnya secara berlebihan.

Kemalasan mengakibatkan keburukan bagi siapa saja yang dijangkitinya. Rasa malas diartikan sebagai keengganan seseorang untuk melakukan sesuatu yang seharusnya atau sebaiknya dia lakukan. Masuk dalam kategori rasa malas adalah menolak tugas, tidak disiplin, tidak tekun, rasa sungkan, suka menunda sesuatu, mengalihkan diri dari kewajiban, dll. Jika rasa malas ini mudah sekali muncul dalam aktivitas sehari-hari kita, maka dijamin kinerja kita akan jauh menurun. Bahkan bisa jadi kita tidak pernah bisa mencapai sesuatu yang lebih baik sebagaimana yang kita inginkan.

Apabila hal ini dibiarkan maka akan menjadi siklus. Dan masalah akan menumpuk sehingga orang malas akan semakin malas. Siklus ini perlu diputuskan agar seseorang kembali menemukan makna hidup dan berani menerima tanggung jawabnya. Rasa malas sejatinya merupakan sejenis penyakit mental.
Mengapa disebut penyakit mental? Disebut demikian karena akibat buruk dari rasa malas memang sangat merugikan. Siapa pun yang dihinggapi rasa malas akan kacau kinerjanya dan ini jelas-jelas sangat merugikan. Sukses dalam karir, bisnis, dan kehidupan umumnya tidak pernah datang pada orang yang malas. Masyarakat yang dipenuhi oleh individu- individu yang malas jelas tidak akan pernah maju. Rasa malas juga menggambarkan hilangnya motivasi seseorang untuk melakukan pekerjaan atau apa yang sesungguhnya dia inginkan.

Kemalasan adalah musuh produktivitas. Jika kita malas, tidak ada cara lain kita bisa mencapai hal-hal yang berarti. Kita mungkin menunda-nunda melakukan sesuatu, atau bahkan jika kita melakukannya, kita melakukannya dengan setengah hati. Hasil berkualitas tinggi tidak akan tercapai dengan cara-cara seperti itu. Lantas bagaimanakah bisa mengalahkan kemalasan itu sendiri? Bagaimanakan memutuskan siklus tidak sehat ini dalam kehidupan sehari - hari?

1. Jangan beri alasan untuk menjadi malas!
Anda malas tentu ada sebabnya, untuk itu cobalah cari tahu sebabnya kenapa anda menjadi malas dan setelah itu coba menghindari faktor-faktor tadi yang akan membuat anda menjadi malas. Selain itu jangan berikan alasan pada diri sendiri untuk menjadi malas, cobalah mengkondisikan diri menjadi orang yang disiplin dan terlihat sibuk untuk melakukan sesuatu. Mungkin anda bisa melakukan hal - hal di luar rutinitas keseharian anda sehingga anda akan terbiasa untuk melakukan sesuatu kapan pun dan dimanapun sehingga penyakit malas ini akan sulit berkembang. Jangan pernah beri kesempatan sedikitpun anda untuk malas - malasan, waktu sangatlah berharga dan tentunya tidak dapat diputar kembali kebelakang.

2. Kembangkan talenta dan kreatifitas
Biasanya orang akan menjadi malas karena tidak ada yang harus dilakukan, untuk itu jangan biarkan penyakit malas ini menghinggapi anda, banyak aktifitas yang bisa anda lakukan dan akan terasa menyenangkan. Untuk itu berpikirlah lebih kreatif dan mencoba menemukan hal-hal baru yang tentunya menarik untuk dilakukan sehingga anda menjadi terbiasa untuk beraktifitas dan menjadi orang yang aktif dalam segala hal. Orang yang memiliki tujuan-tujuan hidup yang pasti, membuat resolusi dan komitmen-komitmen pencapaian biasanya memiliki motivasi tinggi. Tetapi tujuan yang samar-samar jelas tidak memberikan dampak motivasional yang signifikan. Nah, akan lebih baik lagi jika tujuan-tujuan dilengkapi dengan aktivitas-aktivitas pembelajaran, seperti mencari cara-cara yang efisien dan efektif untuk mencapai tujuan- tujuan tersebut. Anda juga perlu sekali mengasah kemampuan atau ketrampilan-ketrampilan supaya langkah-langkah yang diambil itu akan membawa kita pada pencapaian tujuan secara efektif dan efisien.

3. Disiplin diri, komitmen dan membuat tujuan
Sikap keras pada diri sendiri atau disiplin itulah yang umumnya membawa kesuksesan bagi karir para olahragawan dan pekerja profesional yang memang menuntut sikap disiplin dalam banyak hal. Bayangkan, bagaimana seorang atlet bisa menjadi juara jika dia tidak disiplin berlatih? Bagaimana mungkin ada pekerja profesional yang bagus karirnya jika dia sering mangkir atau bolos kerja? Sebaliknya, jika anda terlalu lunak atau memanjakan diri sendiri, memelihara kemalasan, mentolerir kinerja buruk, tidak merasa bersalah jika lalai atau gagal dalam tugas, maka dunia luar akan sangat tidak bersahabat. Olahragawan yang manja pasti tidak akan pernah jadi juara. Seorang sales yang malas tidak akan pernah besar penjualannya. Seorang konsultan yang menolerir kinerja buruk pasti ditinggalkan kliennya. Dan pekerja yang tidak disiplin pasti mudah jadi sasaran PHK. Jika anda lunak pada diri sendiri, maka dunia akan keras pada anda. Rasa malas jelas merugikan. Obat mujarabnya adalah menumbuhkan kebiasaan mendisiplinkan diri dan menjaga kebiasaan positif tersebut. Sekalipun seseorang memiliki cita-cita atau impian yang besar, jika kemalasannya mudah muncul, maka cita-cita atau impian besar itu akan tetap tinggal di alam impian. Jadi, kalau Anda ingin sukses, jangan mempermudah munculnya rasa malas.
(Amsal 6:6 Hai pemalas pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak)

4. Pergaulan dinamis
Para pemenang berkumpul dengan sesama pemenang, sementara para pecundang cenderung berkumpul dengan sesama pecundang. Ungkapan tersebut mengandung kebenaran. Sulit sekali bagi seorang pemalas untuk hidup di lingkungan para pemenang. Sulit bagi orang malas untuk berada secara nyaman di tengah-tengah orang yang sangat optimis, sibuk, giat bekerja, dan bersemangat mengejar prestasi. Demikian sebaliknya. Sulit sekali bagi para high achiever untuk betah berlama- lama dengan para orang malas dan pesimistik. Situasi atau lingkungan di mana kita berada sungguh ada pengaruhnya. Orang yang mulai dihinggapi rasa malas sangat dianjurkan agar menjauhi mereka yang juga mulai diserang kebosanan, putus asa, rasa enggan, apalagi negative thinking. Sepintas, berkeluh kesah dengan mereka dengan orang-orang seperti itu dapat melegakan hati. Ada semacam rasa pelepasan dari belenggu psikologis. Walau demikian, dalam situasi malas sedang menyerang, mendekati orang-orang yang sedang down sama sekali tidak menolong satu sama lain. Rasa malas dan kebuntuan justru bisa tambah menjadi-jadi. Ini bisa menjerumuskan masing-masing pihak pada pesimisme, keputusasaan, dan kemalasan total. Jika rasa malas mulai menyerbu kita, jangan berlama-lama duduk berdiam diri. Cara paling ampuh menghilangkan kemalasan adalah bangkit berdiri dan menghampiri orang-orang yang sedang tekun dan bersemangat melakukan sesuatu. Dekati mereka yang sedang bekerja keras untuk meraih impian-impiannya. Manusia-manusia optimis, self-motivated, punya ambisi, positive thinking, dan memiliki tujuan hidup pasti, umumnya memancarkan aura positif kepada apa pun dan siapa pun di sekelilingnya. Pancaran optimisme dan semangat itulah yang bisa menginspirasi orang lain, bahkan menularkan semangat yang sama sehingga orang lain jadi ikut tergerak.

5. Pikirkan tentang apa yang akan terjadi jika anda tidak melakukannya
Bayangkan apa konsekuensi jika anda tidak melakukan apa yang seharusnya anda lakukan gara-gara anda pemalas? Sekali lagi anda harus tegaskan, karena anda sendiri yang bertanggung jawab atas hidup pribadi anda, bukanlah orang lain. Punya rasa malas itu, pada akhirnya hanya berakibat penyesalan! Benar-benar menyeramkan deh, kalau mau membayangkan seperti apa akibatnya hidup dalam depresi yang ditimbulkan dari rasa sesal tersebut. (Amsal 15:19 Jalan si pemalas seperti pagar duri, tetapi jalan orang jujur adalah rata.)      

Dengan melakukan ha-hal yang benar pada saat ini, maka anda mulai meninggalkan kemalasan-kemalasan yang tidak perlu. Kita bisa karena biasa. Biasakanlah untuk melakukan hal-hal yang benar pada saat ini, niscaya secara tidak kita sadari kita mulai meninggalkan sifat malas. Dan membuat hidup lebih bergairah serta bermakna. Tidak ada waktu terlambat untuk memulai! Memang hal yang paling sulit adalah untuk memulai - tetapi sisanya akan menjadi lebih mudah. Jadi tetapkan sedikit waktu, seperti 15 menit atau bahkan 5 menit, dan mulailah mengerjakan tugas sampai waktunya habis. Setelah itu, akan lebih mudah memutuskan untuk melanjutkan. Semangat dan jangan pernah menyerah ! 

Kunci dari kesuksesan adalah rajin belajar pada saat org lain sedang tidur, rajin bekerja pada saat orang lain sedang malas, mempersiapkan diri pada waktu orang lain bermain-main, dan memiliki mimpi disaat org lain memiliki keinginan. 

Baiklah kita terus bertekun, bekerja keras, lakukan dengan rasa syukur dan sukacita sampai kita menuai hasilnya, biarlah kita memperoleh hati yang bijaksana menghitung hari-hari kita sedemikian rupa, Seperti firman Tuhan katakan :

Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana. Mazmur 90:12



Sumber Artikel : Berbagai Sumber


Senin, 31 Oktober 2016

Sudah 159 tahun injil masuk ke tanah Papua dan ini bermula di Pulau Mansinam dan sejak saat itu dijadikan sebagai hari libur resmi di Papua. Bahkan dengan Surat Keputusan Gubernur Papua No.156 tahun 2011 mengenai hari-hari libur dan cuti bersama di wilayah Papua, maka tanggal 5 Februari dinyatakan sebagai hari libur nasional seiring dengan masuknya injil di Pulau Mansiman yang terletak di Provinsi Papua Barat.

Sejak dikeluarkan surat keputusan tersebut maka setiap tanggal 5 Februari dijadikan libur resmi termasuk di Pulau Papua. Injil pertama kali masuk Papua melalui Pulau Mansiman, Teluk Doreh,Kabupaten Manokwari,Provinsi Papua Barat pada tanggal 5 Februari 1885. Injil ini masuk melalui dua misionaris asal Belanda dan Jerman yakni Carl Wilhelm Ottow dan Johann Gottlob Geissler.

Selasa, 25 Oktober 2016

Sejarah Gereja Kalimantan Engalis atau yang biasa dikenal dengan sebutan GKE merupakan bagian dari sejarah Gereja di Barat terutama di Jerman, Swiss dan Belanda dengan bekerjanya Lembaga-lembaga misionaris seperti Zending Barmen,Zending Basel dan Klasis Amsterdam di wilayah Kalimantan.

Sementara itu pekabaran injil bagi suku Dayak di Kalimantan dimulai oleh Zending Barmen (RMG) dengan mengutus dua orang penginjil yang berasal dari Jerman yaitu : Heyer dan Branstein yang saat itu tiba di Jakarta pada tanggal 13 Desember 1834. Akan tetapi hanya Brainstein yang berangkat ke Kaliman dan tiba di Banjarmasin pada tanggal 26 Juni 1835. Kemudian, pada tanggal 3 Desember 1836 tiba lagi tiga orang penginjil antara lain : Beeker, Hupperts, Krusman dan saat itu mereka langsung ditempatkan di pedalaman Kalimantan. Kemudian Baptisan pertama kali terjadi pada tanggal 10 April 1839 yang dilayangkan oleh Hupperts, pelayanan yang mereka lakukan adalah seperti pelayanan pendidikan, kesehatan, pembebasan budak. Pada perang dunia ke I dimana RMG menyerahkan tugas PI ke zending Basel di Swiss pada tahun 1920.

Sekolah Tinggi Theologia pertama kali pada tahun 1932 yang dilakukan oleh Zending Basel yang membidani lahirnya organisasi Gereja Dayak Evangelis pada tanggal 4 April 1935 melalui Sinode. Tetapi pada masa pendudukan Jepang, GDE terputus hubungannya dengan Zending. Selanjutnya, GDE dipimpin oleh pendeta Dayak yang pertama, yaitu: Pdt.H.Dingang Patianom. Para pendeta GDE sadar bahwa gereja bukan hanya untuk orang Dayak tetapi terbuka bagi semua orang. Karena itulah melalui Sinode Umum V pada 5 – 9 November 1950 diputuskan GDE berubah nama menjadi Gereja Kalimantan Evangelis (GKE).

Recent Post

Layanan Doa

WhatsApp: Call Center : 0819 0707 9179

Event

Diberdayakan oleh Blogger.

Gallery

ada jawaban

VIDEO