Ayat Renungan: 1 Korintus 1:4-9
"Allah, yang memanggil
kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah
setia." 1 Korintus 1:9
Selain dipanggil Tuhan untuk
hidup dalam kekudusan, kita juga dipanggil untuk memiliki persekutuan dengan
Tuhan, sebab keKristenan sesungguhnya bukanlah
suatu agama, melainkan menunjuk kepada suatu hubungan karib antara Allah dan
umat pilihan-Nya.
Hubungan karib yang sempat
terputus dan terhalang oleh dosa dan pelanggaran manusia kini telah pulih
kembali melalui karya pengorbanan Kristus di Golgota, dan ditandai dengan "...tabir Bait Suci terbelah dua dari
atas sampai ke bawah..." (Matius
27:51); artinya sudah tidak ada lagi
yang menghalangi kita untuk bisa memandang dan masuk serta melihat kemuliaan
Tuhan dan bersekutu denganNya.
"...Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua
pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan," (Efesus 2:14); Kita yang dahulu terpisah dari Allah, "...sekarang di dalam Kristus Yesus
kamu, yang dahulu 'jauh', sudah menjadi 'dekat' oleh darah Kristus." (Efesus 2:13).
Adalah suatu keharusan setiap
orang percaya hidup dalam persekutuan yang karib dengan Tuhan karena merupakan
syarat mutlak agar kita mengalami pertumbuhan rohani. Daud berkata,
"Hatiku mengikuti firman-Mu: 'Carilah wajah-Ku'; maka wajah-Mu
kucari, ya TUHAN." (Mazmur
27:8). Dengan kata lain, tanpa
persekutuan yang karib dengan Tuhan cepat atau lambat kita pasti akan mengalami
kemunduran dan bahkan kematian rohani.
"Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri,
kalau ia tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah
ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia
berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa." (Yohanes 15:4b-5).
Hidup dalam persekutuan dengan Tuhan berarti
senantiasa bertekun dalam doa dan tidak menjauhkan diri dari
pertemuan-pertemuan ibadah yang ada, melainkan semakin giat melakukannya
menjelang hari Tuhan yang semakin dekat
(baca Ibrani 10:25).
"Sebab lebih baik satu
hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri
di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang
fasik." Mazmur 84:11
Sumber : airhidup.blogspot.com


0 comments:
Posting Komentar